Minggu, 20 Juni 2021

“Karahayuan,” Efektivitas Pembukaan Pariwisata Bali

Oleh Ngurah Weda Sahadewa Efektivitas pembukaan pariwisata Bali ditentukan sekurang-kurangnya dua faktor yang dapat dianggap utama. Pertama, faktor yang memberikan keselamatan ataupun kerahayuan bagi masyarakat Bali dan kedua faktor yang memberikan nilai ekonomis. Kedua faktor tersebut patut dipertimbangkan terlebih dahulu untuk memberikan kepastian. Pertama perlu dibahas bagaimana keselamatan ataupun kerahayuan ini agar dapat kemudian memberikan karahajengan (sisi ekonomis untuk sementara ini istilah ini digunakan). Kedua, bagaimana kemudian karahajengan/ekonomis dapat memberikan dampak keberlanjutan kepada semua sektor yang lainnya tanpa mengurangi peran sektor lain tersebut. Pada dasarnya kecil kemungkinan jika ada pemerintahan di masa modern ataupun seperti sekarang ini yang hendak mengabaikan kemakmuran rakyatnya. Itu sebagai pertanda sebuah kesadaran dalam berpolitik karena jika pengabaian itu terjadi maka besar kemungkinan dalam konteks demokrasi mempertaruhkan keterpilihannya kembali. Kemudian dapat dilanjutkan bahwasanya kebijakan terkait dengan pariwisata Bali untuk sementara secara politis tidak didominankan melainkan sudah mengarah secara serius bersama-sama menciptakan karahayuan rakyat Bali berkenaan dengan pembicaraan terutama dalam konteks pembukaan pariwisata Bali. Baca selengkapnya “Karahayuan,” Efektivitas Pembukaan Pariwisata Bali di BALIPOST.com
http://dlvr.it/S27Kk0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lihat Juga

Lolot: Mengukir Legenda Rock Alternatif Bali dengan Kejujuran dan Karakter Kuat

  Band Lolot, yang identik dengan musik rock alternatif berbahasa Bali, memiliki perjalanan karier yang panjang dan penuh warna, diwarnai de...