Sabtu, 08 April 2023

“Tuak adalah Nyawa”

I Kadek Suartaya, S.S.Kar., M.Si. (BP/kmb)Oleh Kadek Suartaya Kesenian Bali termasuk akrab dengan tuak. Tengoklah pada masa kejayaan Drama Gong sekitar tahun 1970-1990, adegan yang melukiskan keramaian pasar tradisional, selalu disertai dengan hadirnya pemain pria yang memerankan pedagang tuak. Begitu pula jika kita menonton Dramatari Cupak yang sampai kini masih dapat disaksikan pementasannya, senantiasa dilengkapi […]
http://dlvr.it/Sm9QC0

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Lihat Juga

Lolot: Mengukir Legenda Rock Alternatif Bali dengan Kejujuran dan Karakter Kuat

  Band Lolot, yang identik dengan musik rock alternatif berbahasa Bali, memiliki perjalanan karier yang panjang dan penuh warna, diwarnai de...